Thursday , 24 September 2020
Home / PEMERINTAHAN / ROMBONGAN 170 PETANI SUMUT JALAN KAKI KE JAKARTA TIBA DI KOTA SERANG
Rombongan petani asal Sumatera Utara yang melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Presiden, Selasa (4/8/2020), melintas di jalan protokol Kota Serang. Foto: Istimewa

ROMBONGAN 170 PETANI SUMUT JALAN KAKI KE JAKARTA TIBA DI KOTA SERANG

PASNEWS.ID, KOTA SERANG – Sebagai bentuk protes kepada PTPN II, sebanyak 170 petani yang tergabung dalam Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) melakukan aksi jalan kaki dari Medan, Sumatera Utara, ke Jakarta untuk menemui Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Setelah menempuh perjalanan selama sekitar satu setengah bulan, hari Selasa (4/8/2020), rombongan SPSB dan STMB sudah tiba di Kota Serang, Provinsi Banten. Kedatangan mereka sempat disambut aktivisi mahasiswa yang bersimpati terhadap nasib para petani asal Medan tersebut.
Awan Purba salah satu petani yang melakukan aksi jalan kaki dari Medan ke Jakarta mengatakan kegiatan tersebut adalah bentuk protes kepada PTPN II.
“Ini adalah bentuk protes kami, dimana areal lahan dan tempat tinggal kami yang telah kami tempati sejak 1951 telah digusur paksa oleh korporasi plat merah bernama PTPN II. Kami dari Serikat Petani Simalingkar Bersatu dan Serikat Tani Mencirim Bersatu ingin menemui Bapak Presiden untuk mengadukan hal ini,” kata Awan Purba, di Alun-alun Kota Serang.
Awan Purba menambahkan bahwa kegiatan aksi jalan kaki tersebut sudah beberapa kali dilakukan. “Jadi selama ini kami di Medan, Sumatera Utara sudah melaksanakan beberapa kali aksi jalan kaki, baik itu jalan kaki ke kantor DPRD Deli Serdang ke kantor Bupati Deli Serdang maupun ke BPN Deli Serdang dan BPN Sumatra Utara, namun tidak ada tanggapan sama sekali,” keluhnya.
“Sehingga pada tanggal 25 Juni 2020, kami memutuskan untuk berjalan kaki ke Jakarta untuk menemui Presiden Joko Widodo guna menuntut keadilan. Kami merasa bahwa hanya presiden yang bisa mengambil keputusan untuk membuat keadilan bagi kami. Terlebih kami sekarang di kampung tidak bisa lagi bercocok tanam, tidak bisa lagi sekolah karena semua sumber pendapatan kami sudah diserobot PTPN II,” lanjutnya.
Awan Purba berharap dengan aksi jalan kaki ini mendapatkan respon dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. “Seandainya kami tidak ditemui oleh Bapak Presiden, kami nggak akan pulang. Kami akan tetap menunggu sampai Bapak Presiden menemui kami,” pungkasnya.
Menginap di Gedung Cilegon Creative Center


Helldy Agustian dan Sanuji, , Selasa (4/8/2020) pagi, sarapan nasi uduk bersama 170 petani Sumut yang hendak melanjutkan aksi jalan kaki ke Jakarta di GCCC, Kota Cilegon. Sebelumnya seluruh rombongan petani Sumut menginap di gedung milik Helldy tersebut.
Sebelumnya, setiba dari pelabuhan Merak, Senin (3/8/2020) rombongan bermalam di Gedung Cilegon Creative Center (CCC) milik pengusaha Helldy Agustian. Selasa pagi sebelum melanjutkan aksi jalan kaki, rombongan sarapan uduk bersama Helldy dan Sanuji Pentamarta. Helldy dan Sanuji diketahui adalah balon pasangan kandidat Pilkada Kota Cilegon 2020.
“Ini sebagai bentuk empati terhadap sesame rakyat yang sedang menuntut keadilan. Semoga sedikit bantuan dari kami ini bisa menambah semangat mereka untuk meneruskan aksi jalan kaki menuju Istana Negara,” papar Helldy. (red/rls)

About adm-PASNEWS

Check Also

PWI PUSAT APRESIASI DUKUNGAN SEJUMLAH GUBERNUR TERHADAP MEDIA DI TENGAH WABAH COVID-19

PASNEWS.ID, JAKARTA – Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari menyambut baik dukungan sejumlah kepala …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *