Home / SENI BUDAYA / PESONA K-POP DISAJIKAN MAHASISWA KOREA
Seni kontemporer bernuansa K-Pop yang disajikan mahasiswa Korea disambut antusias dalam Gelar Pertukaran Budaya di Convention Hall The Royale Krakatau Cilegon, Minggu (27/1/19). foto:PASNEWS

PESONA K-POP DISAJIKAN MAHASISWA KOREA

PASNEWS.id, CILEGON – Serbuan pop culture Korea Selatan berupa musik Korean Pop atau beken disebut K-POP  yang diusung para boy band dan girl band betul-betul telah menciptakan Korean Wave di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Sadar atas hal itu, maka 100 mahasiswa asal Korea Selatan pun menyajikan pertunjukan bernuansa K-Pop yang kental di ajang Gelar Pertukaran Budaya Indonesia-Korea di Convention Hall The Royale Krakatau Hotel, Kota Cilegon, Minggu (27/1/19)

Tak kurang dari 10 tarian Korea, baik bernuansa tradisional maupun kontemporer, disajikan dihadapan ratusan hadirin yang terdiri dari jajaran Direksi Krakatau Posco, PT Krakatau Steel Group, pejabat Pemkot Cilegon, warga Korea yang bekerja di Cilegon, pelaku seni, dan masyarakat umum. Bersama beberapa pertunjukan seni budaya Indonesia yang diusung Duta Seni KS, Sanggar Seruling, dan Peguron Pencak Silat Berru Sakti, Gelar Pertukaran Budaya menjadi event dengan daya tarik tersendiri.

Gelar Pertukaran Budaya yang diselenggarakan oleh Krakatau Posco, Posco Korea Selatan, Habitat, dan Community Chest Korean ini sangat diapresiasi oleh Pemerintah Kota Cilegon. Dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Cilegon Heri Mardiana, Plt Wali Kota Cilegon Edi Aryadi memaparkan bahwa kegiatan ini selain mempererat hubungan baik antara kedua Negara, juga diyakini akan berdampak bagi pengembangan seni budaya dan pariwisata Kota Cilegon.

Presiden Direktur Krakatau Posco Kim Jhi Yong memaparkan, ajang ini merupakan bagian dari agenda utama kunjungan delegasi 100 relawan muda global Posco Beyond selama sepekan di Kota Cilegon. “Mereka adalah para mahasiswa binaan Posco Korea yang terjun langsung di tengah masyarakat untuk melaksanakan program CSR Posco Korea, di antaranya dalam bidang pendidikan dan pembangunan rumah bagi warga tidak mampu,” tutur Kim Jhi Yong.

Sementara itu, sebagai pertunjukan pamungkas, disajikan kolaborasi dari mahasiswa Korea Selatan dan para seniman muda Kota Cilegon yakni tari kreasi tradisonal rampak bedug. (wanoja/red)

 

 

About adm-PASNEWS

Check Also

Pelestarian Seni Budaya Butuh Keterlibatan Banyak Pihak

PASNEWS.ID, CILEGON – Upaya pelestarian seni budaya Nusantara di kalangan generasi muda bukanlah hal yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *